11 Jenis Antioksidan Yang Dapat Menghambat Proses Penuaan Dini

11 Jenis Antioksidan Yang Dapat Menghambat Proses Penuaan Dini

Antioksidan adalah senyawa yang memiliki kemampuan menetralisir radikal bebas. Antioksidan akan membuang zat-zat radikal berbahaya bagi tubuh, termasuk zat yang merusak sel-se| serta DNA (cetak biru dari sel terkecil makhluk hidup). Antioksidan sangat bermanfaat bagi kesehatan karena dapat menghambat laju proses penuaan termasuk melindungi kita dari penyakit berbahaya dan penyakit degeneratif lainnya. Jenis-jenis antioksidan yang dibutuhkan tubuh, antara lain:

Jenis Antioksidan Yang Dapat Menghambat Proses Penuaan Dini


1. Betakaroten (Termasuk Vitamin A)

Manfaat betakaroten antara lain:
  • Melawan penuaan sel dan jaringan
  • Melindungi kulit dan membran mukosa dari serangan radikal bebas, terutama dari polusi udara dan asap rokok
  • Meningkatkan pertumbuhan dan memperkuat tulang termasuk menguatkan gigi, rambut dan gusi.
  • Mencegah rabun senja dan menguatkan penglihatan
  • Mengendalikan produksi minyak kulit wajah atau sebum
  • Meminimalisir kerut halus di wajah
  • Menguatkan jaringan kulit dan mencegah timbulnya jerawat
Sumbar makanan yang kaya akan betakaroten, antara Iain: buah dan sayur yang berwarna hijau, kuning, merah dan oranye terang, misalnya: brokoli, tomat, wortel, ubi, bayam, semangka, labu kuning, jeruk, mangga, jambu biji merah, kentang, kecambah, kentang dan melon.

2. Vitamin B

Vitamin B dipercaya dapat melindungi jantung dan otak dari kerusakan yang berhubungan dengan usia, menyeimbangkan hormon dan mencegah depresi. membantu metabolisme energi, membantu proses pertumbuhan, menjaga kesehatan sistem saraf, menjaga Iambung dan usus, menghilangkan infeksi dan lain-lain. Vitamin B6, B12 dan asam folat penting dalam menangkal efek penuaan. Selain itu, vitamin B dapat membantu memerangi jerawat, meregenerasi kulit menjadi lebih baik karena memperlancar peredaran darah sehingga rona kulit menjadi lebih merata. Berbagai macam vitamin B, antara lain:
  • Vitamin B1, penting untuk memori dan fungsi otak. Vitamin B1 juga membantu dalam memproduksi energi. Sumber Vitamin B1 adalah biji-bijian yang masih mengandung kulit ari, kecambah, gandum, sayur-sayuran, kacang-kacangan kering, ercis, dan lain-lain. Contohnya adalah kacang polong, kacang, beras merah, selada air, asparagus, bayam, kubis Brussel, kembang kol, pecan dan kacang Brazil.
  • Vitamin B2/Riboflavin, penting untuk kesehatan rambut, kulit, mata dan produksi energi. Vitamin B1 akan rusak di bawah sinar matahari, makanan kaya B2 perlu dijauhkan dari matahari Iangsung. Sumber vitamin B2: dalam hati sapi, daging sapi, ayam, salmon liar, telur, jamur, almond, bayam, brokoli dan asparagus.
  • Vitamin B3, penting untuk produksi energi. fungsi otak, kesehatan kulit dan regulasi gula darah, vitamin ini juga membantu mengatur kadar kolesterol dan dapat ditemukan di daging sapi, ayam, kalkun, salmon liar, kacang lima, lentil dan asparagus.
  • Vitamin B5/Asam Pantotenat, sangat panting untuk energi, kulit, rambut dan kesehatan sistem saraf. Selain itu juga membantu menghasilkan hormon kortisol, hormon yang membantu dengan stres dan bertindak sebagai anti-inflamasi. Vitamin B5, banyak ditemukan pada ayam, telur, kacang, kacang polong, brokoli, avokad, ubi jalar, dan jamur.
  • Vitamin B6/Pyridoxine untuk memproduksi sel darah merah dan menjaga sistem saraf yang sehat. Vtamin B6 juga telah ditemukan membantu mencegah kanker prostat dan payudara. Hal ini juga membantu mengurangi gejala sindrom pramenstruasi. Vitamin ini dapat ditemukan dalam daging sapi, ayam, kalkun, salmon liar, beras cokelat, kacang hijau, kentang, bayam, collard greens, alpukat dan pisang.
  • Vitamin B7/Biotin menunjang kesehatan rambut, kulit dan kuku. Hal ini juga panting dalam pemecahan glukosa. Vitamin B7 dapat ditemukan di hati, telur, kedelai, kacang, kacang polong, oatmeal, mentega, pisang dan jamur.
  • Vitamin B9/Asam Folat. Sangat penting untuk wanita hamil untuk membantu perkembangan bayi. Hal ini juga baik untuk jantung dan kesehatan mental. Beberapa sumber vitamin B9 adalah brokoli, kubis, asparagus, kacang-kacangan, sereal diperkaya dan roti dan jeruk.
  • Vitamin B12/ Sianokobalamin membantu melancarkan sistem saraf, produksi energi dan seI-sel darah. Sumber Vitamin ini ada di daging sapi, hati sapi, ayam, kalkun, salmon liar, susu, keju dan telur. Karena B12 tidak ditemukan di sayuran atau buah-buahan, maka bagi orang vegetarian perlu minum vitamin B12 yang berbentuk suplemen.
3. Vitamin C

Vitamin C merupakan sumber antioksidan yang sangat kuat. Apabila dikonsumsi bersama betakaroten dan vitamin E, akan membantu menangkal efek polusi. Vitamin C berfungsi untuk mengurangi kerutan di wajah dan meningkatkan kehalusan kulit karena perannya dalam mempertahankan kolagen. Sumber makanan yang kaya akan vitamin C antara lain: jambu biji, jeruk, delima, apel, brokoli, pisang, pepaya, cabe, paprika, kiwi, dan Iain-lain.

4. Vitamin E

Vitamin E larut dalam Iemak tetapi mudah diuraikan tubuh. Vitamin ini sangat kuat menangkal radikal bebas. Selain untuk meningkatkan daya tahan tubuh, vitamin E dapat mencegah penyakit jantung, radang sendi, diabetes dan kanker. Untuk kecantikan, vitamin E menjaga kulit agar terlihat kencang dan bercahaya serta membantu mencegah keriput, menjaga kulit wajah agar tidak rentan terhadap radang. Beberapa sumber makanan yang kaya akan vitamin E antara Iain: kacang-kacangan, biji-bijian (biji bunga matahari, biji labu), sayuran (bayam, asparagus, wortel, selederi, kecambah, dan lain-lain), buah-buahan (avokad, apel, dan lain-Iain), minyak yang diproses tanpa pemanasan (zaitun, VCO), dan Iain-lain.

5. Selenium (Se)

Selenium merupakan antioksidan. Glutathione perioxidase bekerjasama dengan vitamin E akan mencegah rusaknya membran sel dari serangan radikal bebas, termasuk penuaan dan pembentukan katarak. Suplemen selenium sangat bermanfaat untuk menangkal risiko terkena serangan kanker dan penyakit kardiovaskular. Sumber makanan yang kaya akan selenium antara lain: bawang, tomat, brokoli, kubis, gandum, kacang-kacangan terutama kedelai dan kacang hijau, ikan laut seperti tuna, dan lain-Iain.

6. Seng (Zn)

Seng berperan dalam sistem kekebalan tubuh, pertumbuhan seI-sel tubuh, elastisitas jaringan, mempercepat proses penyembuhan, mencegah jerawat, pemeliharaan mata, dan lain-lain. Kekurangan seng seringkali ditandai dengan tubuh yang mudah terinfeksi, kesehatan menurun, berkurangnya kepekaan terhadap rasa dan bau, dan lain-Iain. Sumber makanan yang kaya akan seng antara lain: kacang-kacangan (kedelai, kacang hijau), biji-bijian, gandum, dan lain-Iain.

7. Mangan

Mangan berfungsi pada beberapa sistem enzim, salah satunya enzim antioksidan superperoksida dismutase atau SOD. Enzim ini bertanggung jawab terhadap pencegahan pengaruh rusaknya sel akibat radikal bebas sehingga dapat mencegah proses penuaan dini. Selain itu, mangan berperan dalam fungsi otak sebagai pemakai glukosa dalam saraf untuk aktivitas adenylate cyclase dan pengontrolan neurotransmitter. Agar fungsi sistem saraf bekerja secara optimal, terkadang suplementasi mangan diperlukan. Sumber makanan yang kaya akan kandungan mangan antara Iain: kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, bit dan gandum.

8. Koenzim Q10 (Ubiquinone)

Koenzim ini merupakan komponen sel yang penting dan banyak berperan dalam memproduksi energi. Salah satu manfaat koenzim ini, menurunkan tekanan darah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, melindungi otak dan mata dari kerusakan, serta membantu mencegah penyakit jantung. Selain itu, koenzim Q10 bisa menangkal proses penuaan. Sumber makanan alami yang kaya akan koenzim ini adalah kacang-kacangan, terutama kedelai dan hasil olahannya (tahu, tempe, susu kedelai), ikan Iaut (ikan trout, makarel dan sarden), dan lain-lain.

9. Silika (Si)

Silika merupakan mineral mikro yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang sedikit. Konsentrasi tertinggi mineral ini terdapat dalam jaringan epidermis dan jaringan ikat. Silika berperan dalam menjaga kesehatan dan elastisitas berbagai jaringan termasuk kulit. Mineral silika banyak terdapat pada mentimun, biji-bijian, serealia, dan kacang-kacangan.

10. Sulfur (S)

Sulfur merupakan zat gizi esensial dan bagian dari asam amino metionin dan sistein. Rantai samping molekul sistein yang mengandung sulfur berkaitan satu sama lain sehingga membentuk jembatan disulfida. Jembatan ini berperan dalam menstabilkan protein yang penting untuk proses perbaikan dan regenerasi jaringan seperti kulit, rambut, maupun kuku. Sulfur banyak terdapat pada bawang-bawangan (bawang putih, bawang merah, bawang bombay), brokoli, kubis, kembang kol, dan famili kubiskubisan yang Iain.

11. Flavonoid dan lsoflavonoid

Flavonoid merupakan kelompok pigmen tanaman yang memberikan perlindungan terhadap serangan radikal bebas yang merusak. Jenis isoflavon yang ditemukan dalam kacang kedelai dan hasil olahannya (tahu, tempe, susu kedelai) adalah fitoestrogen (estrogen alami) yang sangat berperan dalam mengurangi keluhan khususnya semburan rasa panas di dada yang dialami oleh wanita yang memasuki masa menopause. Flavonoid selalu ada bersama vitamin C. Manfaat lain dari flavonoid adalah meningkatkan penyerapan vitamin C dan melindungi vitamin C dari proses oksidasi serta menjaga kesehatan kolagen (jaringan penyangga kulit). Fungsi isoflavon sendiri adalah melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan tulang dan gigi serta menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.

Itulah beberapa jenis antioksidan yang dapat menghambat proses penuaan dini yang bisa mediavoria.com paparkan. Semoga informasi diatas bermanfaat bagi anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel