14 Masalah Pada Kuku dan Cara Penanganannya

14 Masalah Pada Kuku dan Cara Penanganannya

Beberapa masalah yang sering terjadi pada kuku dan bagaimana cara penangannya yang tepat agar mendapatkan hasil nya terbaik. Simak penjelasannya dengan membaca artikel dari mediavoria.com dibawah ini:

Beberapa Masalah Pada Kuku dan Cara Penanganannya


1. Kuku Menguning

Biasanya, warna kuning pada kuku dialami oleh penggemar cat kuku, terutama untuk cat kuku berwarna gelap, seperti merah tua, burgundy, hitam, dan cokelat. Noda kuning makin parah terlihat bila cat kuku tak dihapus dalam 10 hari.

2. Kuku Mudah Patah

Kuku yang mudah patah bisa dijumpai pada kuku yang tipis maupun tebal. Biasanya, kuku tipis mudah sekali terkelupas, sementara kuku yang tebal sering patah di bagian ujungnya. Solusinya, konsumsi vitamin dan kalsium yang tepat untuk kuku agar terhindar dari pengapuran.

3. Kutikula Keras

Kutikula adalah kulit berwarna putih yang mengeras dan menimbun di pinggiran kuku, akibat kurang minum air putih atau seringnya terkena sabun dan detergen saat mencuci. Masalah ini tidak dapat dihilangkan hanya dengan pemakaian hand lotion atau hand cream. Solusinya, lakukan manicure dengan gunting khusus kutikula dan sebaiknya dilakukan oleh ahlinya di salon kuku tepercaya. Jika tidak, kutikula akan terangsang dan tumbuh makin tebal.

4. Kuku Dehidrasi

Jika kuku terlihat bergaris vertikal di permukaan dalam jumlah banyak atau berlapis dan terkadang mudah mengelupas, ini adalah tanda-tanda kuku mengalami dehidrasi dan memerlukan perawatan. Hal ini diakibatkan oleh pemotongan kuku yang terlalu pendek atau kurangnya kadar air dan minyak pada kuku. Solusinya, jangan gunting kuku terlalu pendek dan sebaiknya dirapikan dengan kikir. Usahakan panjang kuku tidak kurang dari ujung daging jari agar tidak terasa sakit dan kuman tidak mudah masuk dan sembunyi di balik kuku.

5. Kuku Menguning dan Menebal

Jamur di kuku bentuknya seperti bubuk putih pada permukaan. Awalnya mungkin kita tak menyadari, karena bubuk putih ini kadang-kadang tak terlihat. Namun, jika dibiarkan lama, warnanya akan berubah menjadi kuning kehijauan dan mulai timbul bau. Di saat inilah jamur sudah mulai menjadi masalah. Selain bakteri sebagai penyebab utamanya, juga karena cara pengguntingan kuku yang kurang tepat sehingga kotoran mudah masuk. Terutama ketika menggunting kuku muncul luka.

6. Kuku Pucat

Kuku yang sehat berwarna merona atau agak pink. Tetapi jika kuku berwarna pucat, menandakan kita mengalami anemia atau kurang darah. Apabila kuku sangat pucat, sebaiknya periksa ke dokter karena bisa juga merupakan sinyal awal diabetes atau gangguan pada liver.

7. Kuku Bergaris Hitam

Jika kita mendapati ada garis hitam vertikal yang muncul dari bawah kuku, patut waspada karena kemungkinan itu tanda awal Melanoma, salah satu jenis kanker kulit. Biasanya muncul pada salah satu jari, terutama jempol.

8. Kuku Membiru

Kuku yang membiru pertanda kurangnya oksigen di dalam tubuh. Penyebab kekurangan oksigen bisa bermacam-macam, salah satunya bisa karena infeksi paru-paru atau masalah pada jantung.

9. Kuku Bergaris Putih

Jika kita méndapati ada garis-garis putih di seluruh bagian kuku pada lebih dari dua jari, kemungkinan karena ada gangguan pada ginjal. Bisa jadi juga karena kekurangan protein di dalam tubuh.

10. Kuku Bergaris Merah

Garis-garis kecil berwarna merah atau kecokelatan yang tampak seperti darah kering, mengindikasikan ada masalah pada jantung atau terjadi cedera yang melukai bagian dalam kuku. Misalnya terbentur, tertindih atau terjepit benda.

11. Kuku Tumbuh Ke Dalam (Ingrown Nail)

Bentuk kuku yang melengkung paling rentan terhadap kondisi kuku tumbuh ke dalam. Selain itu, kuku yang cara mengguntingnya salah mengakibatkan arah tumbuh kuku menusuk daging sehingga muncul nyeri. Bisa terjadi di semua kuku, tapi paling sering adalah ibu jari. Biasanya kita tidak merasakan apa-apa, tahu-tahu area sekitar pojok kuku sudah membengkak, memerah serta bernanah yang menimbulkan rasa nyeri. Kondisi ini sering kali disebut dengan istilah cantengan.

12. Kuku Tumbuh Lambat

Jika kita memiliki kebiasaan menggigit kuku sehingga kuku menjadi lembek, inilah yang menjadi penyebab kuku tumbuh Iambat. Satu-satunya cara adalah dengan menghentikan kebiasaan buruk menggigit kuku dan memberikan vitamin untuk kuku agar tumbuh sehat.

13. Kuku Bernoda Putih

Noda putih pada kuku, sebenarnya adalah hal yang wajar. Biasanya, noda tersebut akan hilang dalam beberapa hari hingga/minggu. Yang perlu diwaspadai adalah jika noda putih tersebut memenuhi hampir seluruh permukaan kuku. Hal itu dikenal dengan gejala White Nail Syndrome. Gejala tersebut dapat menjadi indikator adanya penyakit jantung, gagal ginjal, atau radang paru. Jika yang dialami demikian, kita disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung banyak vitamin A dan zinc, seperti: roti, beras merah, susu, dan kerang.

14. Kuku Bau

Jika sepatu kita berbau, mungkin bau itu berasal dari kaki yang bau. Salah satu yang membuat kaki berbau tidak sedap, selain kotor dan jamur, juga dapat disebabkan oleh kuku yang terlalu lembap akibat keringat di kaki. Untuk mencegahnya. kita harus rutin membersihkan kotoran yang menempel pada permukaan atau sela kuku.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel