Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Karakteristik Limbah Pariwisata

Limbah industri pariwisata secara umum sama dengan limbah lain yang dihasilkan oleh kegiatan manusia dan dibuang ke lingkungan. Pencemarannya pun sama dengan pencemaran lingkungan pada umumnya. Berdasarkan keputusan Menperindag RI No.231/MPP/Kep/7/1997 Pasal 1 Tentang Prosedur Impor Limbah menyatakan bahwa limbah adalah bahan/barang sisa atau bekas dari suatu kegiatan atau proses produksi yang fungsinya sudah berubah dari aslinya. Pembuangan limbah oleh masyarakat dan dunia usaha secara sembarangan sudah sering terjadi. Limbah-limbah tersebut dihasilkan dari berbagai kegiatan yang ada di masyarakat, seperti industri, rumah tangga, pariwisata, dan transportasi.

Limbah pariwisata yang dimaksud adalah limbah yang berasal dari kegiatan wisata melalui sarana transportasi dan hotel yang membuang limbahnya ke udara, air, dan tanah. Contoh limbah pariwisata adalah tumpahan oli dan minyak serta limbah cair lainnya yang dibuang oleh perahu motor atau kapal dan kegiatan lainnya di daerah wisata laut atau bahari. Limbah pariwisata yang termasuk ke dalarn limbah hotel sudah dibahas pada artikel di website ini. Silahkan cari pada kolom pencarian.

Berikut ini beberapa karakteristik limbah pariwisata yang perlu kamu ketahui yaitu sebagai berikut.

1. Umumnya Berukuran Mikro

Partikel-partikel yang terdapat pada limbah berbahaya memiliki ukuran yang sangat kecil atau mikro sehingga tidak bisa terlihat oleh mata dan sulit terdeteksi. Limbah ini biasanya terlarut dalam cairan atau udara sehingga untuk mengolah atau memisahkan bahan beracunnya memerlukan teknologi modern. Limbah yang mengandung mikroorganisme sangat sulit untuk dilihat dengan mata telanjang. Jika ingin melihat mikroorganisme dalam limbah itu, kita harus menggunakan mikroskop atau kaca pembesar.

2. Bersifat Dinamis

Limbah cair dan gas umumnya memiliki sifat yang dinamis. Limbah tersebut akanlselalu bergerak sesuai dengan kondisi yang di tempatinya. Pencemaran di suatu tempat dapat menyebar ke tempat lain dalam skala luas. Limbah padat pun dapat bergerak dengan dinamis jika mencemari perairan luas seperti laut dan sungai.

3. Berdampak Luas

Limbah dapat menyebar dan menjangkau wilayah dengan luas dengan pergerakannya yang dinamis. Hal tersebut juga dapat disebabkan karena ukuran limbah yang kecil sehingga dapat terbawa oleh aliran angin dan air.

limbah tumpahan minyak di pantai
Gambar Limbah dapat bersifat jangka panjang jika tidak segera ditanggulangi, contohnya limbah tumpahan minyak di pantai
4. Memiliki Dampak Jangka Panjang

Adanya limbah dapat menimbulkan dampak yang sangat panjang. Jika, suatu daerah terkena limbah maka untuk mengatasinya diperlukan penanganan yang serius dan lama. Kita tidak bisa menanganinya hanya dalam waktu yang singkat di satu tempat saja, tetapi harus dilakukan bertahap dalam waktu yang lama dan dalam wilayah yang luas. Untuk itulah, limbah yang dibuang ke lingkungan harus diolah terlebih dahulu sehingga tidak mencemari lingkungan dan menimbulkan dampak negatif bagi makhluk hidup yang ada di dalamnya.