Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengelolaan Limbah

Secara umum, teknologi pengolahan sampah pada kawasan pariwisata lebih condong pada penanganan tidak langsung yaitu dengan pengumpulan dan pengangkutan sampah ke sistem persampahan perkotaan terdekat. Dengan cara demikian, pengolahan sampah dengan cara tersebut tidak terlalu berdampak terhadap destinasi daerah wisata. Berikut usaha yang dapat kita lakukan dalam mengelola limbah agar dampak buruk yang ditimbulkan limbah bagi lingkungan dapat dikuVrangi jika perlu limbah bisa memberikan manfaat tersendiri bagi masyarakat iika dikelola dengan baik pengelolaan limbah yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut.

Pengurangan Jumlah dan Macam Limbah

Banyaknya limbah yang ada dapat dikurangi dengan mengurangi jumlah pemakaian limbah. Salah satu contoh yang mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari adalah penggunaan botol air minum untuk mengurangi sampah botol plastik dan penggunaan tas belanja untuk mengurangi sampah kantong plastik.

Melakukan Daur ulang

Beberapa jenis limbah dapat didaur ulang sehingga menghasilkan barang lain yang dapat digunakan. Sebagian besar limbah yang dapat didaur ulang adalah limbah anorganik seperti botol plastik, kaleng bekas, kain perca, pecahan kaca/keramik, dan lain sebagainya. Daur ulang limbah jika dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai kreativitas maka akan menghasilkan barang-barang baru yang berguna serta memiliki nilai estetika tinggi seperti daur ulang limbah menjadi kerajinan tangan.

Selain limbah anorganik, daur ulang juga dapat dilakukan terhadap limbah organik. Sisa-sisa makanan maupun dedaunan kering jika ditimbun di dalam tanah atau diolah dengan cara tertentu maka akan menghasilkan pupuk kompos untuk tanaman.

Melakukan Pengolahan Limbah

Limbah-limbah yang memiliki kandungan berbahaya seperti limbah indUstri dan beberapa limbah hotel dapat diblah secara fisik, kimiawi, maupun biologi. Pengolahan limbah secara fisik antara lain meliputi penyaringan, flotasi,1iltrasi,dan teknologi membran. Pengolahan limbah secara kimia dapat berupa pengolahan dengan proses reduksioksidasi atau pengolahan tanpa proses reduksioksidasi. Pengolahan limbah secara biologi dapat dilakukan secara aerob maupun anaerob.

Proses pengolahan limbah cair pada instalasi pengolahan limbah
Gambar Proses pengolahan limbah cair pada instalasi pengolahan limbah

Pengaturan dalam Pembuangan Limbah

Limbah yang tidak memiliki nilai guna atau dengan kata lain tidak dapat dimanfaatkan lagi, maka limbah tersebut dapat dibuang. Sebelum dibuang ke alam, limbah harus melalui proses pengolahan agar bahan-bahan berbahaya yang terkandung di dalamnya hilang. Hal tersebut bertujuan agar limbah yang dibuang tidak berdampak negatif bagi lingkungan. Salah satu contoh pembuangan limbah adalah penimbunan limbah domestik di dalam tanah.