Beli Reksadana di BCA, Bagaimana Caranya?

Diposting pada

Banyak APERD yang bisa anda pilih jika ingin membeli satu produk dari manager investasi. Salah satu APERD yang paling sering menjadi pilihan investor adalah BCA. Hal tersebut cukup wajar karena beli reksadana di BCA itu cukup mudah dan juga menguntungkan.

Namun memang, selama ini belum banyak yang mengetahui sebenarnya apa saja keuntungan dari beli reksadana di BCA. Dan bukan hanya itu saja, kemungkinan masih banyak dari anda yang belum mengetahui bagaimana cara membeli reksadana dari BCA.

Bagi anda yang tertarik ingin mengetahui apa saja keuntungan dari beli reksadana di BCA dan juga bagaimana caranya, anda bisa pelajari hal tersebut di artikel ini.

Berbagai Macam Keuntungan Investor dari Beli Reksadana di BCA

Beli Reksadana di BCA

Sebagai salah satu bank swasta besar di Indonesia, sudah pasti BCA bisa memberikan banyak keuntungan bagi anda yang ingin menggunakan layanan penjualan reksadananya.

Lalu apa sajakah keuntungan yang bisa investor peroleh dengan beli reksadana di BCA? Berikut merupakan beberapa keuntungan yang investor bisa peroleh:

1. Cocok untuk investor profesional maupun pemula

Keuntungan pertama beli reksadana di BCA adalah sangat cocok untuk kalangan investor yang sudah profesional maupun yang baru memulai.

Kenapa? Karena BCA memberikan pilihan pembelian reksadana dengan nominal yang sangat minim. Untuk bisa membeli reksadana di APERD BCA, anda tidak membutuhkan modal jutaan Rupiah.

Modal awal yang anda butuhkan untuk membeli reksadana melalui BCA ini hanyalah sebesar Rp 100.000 saja. Dengan begitu, maka anda yang baru mau memulai investasi reksadana tidak akan terbebani dengan modal awalnya.

Dan selain itu, anda yang memang sudah cukup lama berinvestasi reksadana juga bisa langsung mengalokasikan dana investasi sesuai keinginan anda.

Postingan Terkait

2. Proses pembelian reksadana di BCA super mudah

Bukan hanya modalnya saja yang minim, proses beli reksadana di BCA juga sangat mudah. Anda tidak perlu repot-repot harus datang ke cabang terdekat BCA untuk bisa membeli reksadana.

Semua proses jual beli reksadana di BCA ini bisa anda lakukan langsung secara online. BCA sudah membuat aplikasi khusus untuk investor yang ingin berinvestasi reksadana.

Aplikasi investasi reksadana milik BCA tersebut bernama Welma. Dan saat ini, aplikasi untuk beli reksadana di BCA tersebut sudah bisa anda unduh secara gratis dari Playstore maupun App Store.

3. Investasi reksadana yang lebih minim risiko

Investasi reksadana memang jenis investasi yang paling minim risiko. Namun jika anda beli reksadana di BCA, risiko yang harus anda tanggung juga akan makin minim.

Kenapa? Hal tersebut karena BCA hanya menyediakan produk investasi reksadana dari manager investasi terbaik saja.

Karena hanya bekerjasama dengan manager terbaik, maka kemungkinan anda untuk mengalami kerugian dalam berinvestasi reksadana ini akan makin menurun lagi.

Sebenarnya masih cukup banyak keuntungan yang bisa anda dapatkan dengan beli reksadana di BCA. Namun dari sekian banyak, hanya 3 inilah yang paling berasa dampaknya bagi investor.

Cara Beli Reksadana di BCA

Setelah mengetahui apa saja keuntungan membeli investasi reksadana dari BCA, mungkin sebagian dari anda sudah tertarik untuk mencoba berinvestasi reksadana melalui bank swasta tersebut.

Lalu bagaimana caranya untuk membeli reksadana dari BCA tersebut? Apa yang harus anda lakukan terlebih dahulu?

Bagi anda yang ingin membeli reksadana melalui BCA, anda bisa ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Download dan install aplikasi Welma

Langkah pertama yang perlu anda lakukan untuk bisa membeli reksadana dari BCA adalah download dan juga install terlebih dahulu aplikasi Welma di smartphone anda.

Dengan menggunakan aplikasi Welma ini, anda sudah tidak perlu lagi repot-repot datang ke kantor cabang BCA hanya untuk mengurus pembelian maupun penjualan reksadana.

2. Buat BCA ID

Setelah anda download dan install aplikasi Welma di smartphone, maka langkah selanjutnya yang perlu anda lakukan adalah membuat BCA ID.

BCA ID ini akan selalu anda gunakan setiap kali mengakses aplikasi Welma ini. Untuk membuat BCA ID ini, anda harus menyiapkan beberapa hal berikut ini:

  • Kartu ATM BCA
  • Alamat email yang masih aktif

Setelah itu, isi formulir pembuatan BCA ID yang ada di dalam aplikasi Welma. Terakhir, hubungkan kartu ATM anda dengan aplikasi Welma dengan cara memasukkan nomor kartu ATM.

Jika sudah menghubungkan kartu ATM dengan aplikasi Welma, anda akan mendapatkan kode verifikasi melalui SMS. Lakukan konfirmasi pada aplikasi Welma.

3. Buat Data Investor (SID)

Setelah membuat BCA ID, anda masih belum bisa membeli reksadana di BCA. Masih ada satu langkah lagi yang harus anda lewati yaitu membuat Data Investor atau SID.

Untuk membuat Data Investor ini, anda bisa masuk dalam menu profile pada aplikasi Welma. Setelah itu, isi formulir pendaftaran Data Investor secara lengkap.

Kemudian, anda juga perlu mengisi mengenai profil risiko anda. Hal ini bermanfaat untuk memberikan rekomendasi jenis reksadana dan manager investasi yang paling cocok untuk anda pilih nantinya.

Catatan:

Proses pendaftaran Data Investor ini biasanya tidak bisa selesai dalam waktu 1 hari. Jadi setelah mengisi formulir pendaftaran, anda harus menunggu hingga status anda sebagai investor sudah dikonfirmasi.

Untuk cek status anda sebagai investor, anda bisa cek melalui aplikasi Welma pada bagian menu Profile. Jika status anda sebagai investor sudah aktif, maka anda sudah bisa mulai membeli reksadana di BCA.

Postingan Terkait

Bagaimana? Apakah cara beli reksadana di BCA ini cukup sulit bagi anda? Ataukah menurut anda cara membeli reksadana di BCA ini lebih mudah dari APERD perbankan lainnya?