Kopling adalah salah satu komponen yang sangat penting fungsinya di dalam motor. Lalu bagaimanakah cara kerja kampas kopling di dalam motor itu?
Meskipun fungsinya sangat penting, ternyata masih banyak orang yang belum paham mengenai bagaimana fungsi atau cara kerja dari kopling di dalam motor.
Jika anda juga belum paham bagaimana cara kerja kampas kopling, maka anda bisa mempelajarinya secara lengkap di dalam artikel ini.
Apa Itu Kopling?
Sebelum membahas mengenai bagaimana cara kerja kampas kopling, anda harus paham terlebih dahulu dengan apa itu kopling.
Sebenarnya apa itu kopling? Kopling merupakan sebuah komponen yang fungsinya untuk memperhalus perpindahan gigi atau transmisi motor.
Jika tidak ada kopling, maka perpindahan gigi atau transmisi motor akan sangat kasar. Bukan hanya kasar saja, bahkan perpindahan gigi atau transmisi pada motor bisa saja menyebabkan mesin mati.
Apa Saja Komponen yang Ada di Dalam Kopling Motor?
Seperti halnya mesin motor, kopling juga terdiri dari beberapa komponen. Masing-masing komponen yang terdapat di dalam kopling memiliki fungsi yang berbeda-beda.
Berikut ini adalah beberapa komponen yang bisa anda temukan di dalam kopling motor beserta dengan fungsinya:
1. Gigi primer kopling
Gigi primer kopling adalah komponen gear yang berhubungan langsung dengan gigi primer di poros engkol atau crankshaft motor.
Fungsi dari gigi primer kopling ini adalah menjadi penghubung antara kopling dengan crankshaft. Dengan adanya gigi primer ini, maka putaran dari mesin akan bisa disalurkan ke transmisi.
2. Clutch cover
Clutch cover ini adalah komponen yang menempel pada gigi primer kopling. Bentuk dari clutch cover ini seperti mangkuk dengan rongga di setiap sisinya. Fungsi dari clutch cover ini adalah sebagai tempat untuk memasang kampas kopling.
3. Plat kopling
Plat kopling adalah komponen yang terbuat dari bahan plat stainless dengan permukaan yang kasar. Fungsi dari plat kopling ini adalah meneruskan energi gerak dari clutch cover ke bagian center gear.
4. Kampas kopling
Kampas kopling memiliki bentuk seperti halnya plat kopling. Hanya saja, kampas kopling ini memiliki bantalan dari bahan asbes di setiap sisinya. Fungsi dari kampas kopling ini adalah menghubungkan energi gerak dari clutch cover ke plat kopling.
5. Center gear
Komponen berikutnya yang terdapat di dalam sebuah kopling motor adalah center gear. Seperti namanya, fungsi dari center gear ini adalah menerima energi gerak dari plat kopling dan meneruskannya ke transmisi motor.
6. Pressure plate
Selain center gear, ada juga komponen lain yang bernama pressure plate di dalam mekanisme kopling motor. Pressure plate ini berfungsi untuk memberikan tekanan pada kampas kopling dan juga plat kopling.
7. Pressure spring
Komponen terakhir yang terdapat di dalam kopling motor adalah pressure spring. Apa itu pressure spring? Seperti namanya, pressure spring adalah komponen yang berbentuk per. Fungsi dari komponen tersebut adalah memberikan tekanan pada pressure plate.
Bagaimana Cara Kerja Kampas Kopling Motor Itu?

Setelah mengetahui apa saja komponen yang terdapat di dalam sebuah kopling motor, lalu bagaimanakah cara kerja kampas kopling motor itu?
Jika anda masih bingung mengenai bagaimana kopling motor itu bekerja, maka anda bisa baca langkah-langkahnya berikut ini:
- Pertama, tuas kopling motor harus anda tekan untuk membuat kopling motor berfungsi.
- Ketika tuas kopling anda tekan, maka pressure spring akan menekan pressure plate.
- Saat pressure plate tertekan, maka plat kopling akan bergeser ke bagian dalam.
- Setelah plat kopling bergeser ke bagian dalam, maka center gear tidak akan terhubung lagi dengan clutch cover.
- Dalam kondisi seperti ini, maka transmisi motor akan terputus dari putaran mesin.
- Anda bisa menaikkan ataupun menurunkan transmisi motor anda dengan mudah di saat seperti ini.
- Jika anda sudah melepaskan tuas kopling, maka plat kopling akan kembali ke posisi semula.
- Selain itu, center gear akan kembali terhubung dengan putaran mesin karena plat kopling kembali bergesekan dengan kampas kopling.
Hal tersebut terulang terus menerus setiap kali anda menekan tuas kopling dan melepaskannya kembali.
Berbagai Macam Jenis Kopling Motor
Jika berbicara mengenai bagaimana cara kerja kampas kopling, anda juga perlu mengetahui bahwa kopling pada motor itu ada banyak jenisnya. Berikut adalah beberapa macam jenis kopling yang bisa anda temukan di motor:
- Kopling basah
Kopling basah adalah jenis kopling yang paling umum. Maksud dari kopling basah ini adalah semua komponen kopling terendam oli.
Dari sekian banyak jenis kopling, kopling basah ini adalah yang usia pakainya paling lama. Kenapa? Hal tersebut karena kopling basah mendapatkan pelumasan sempurna.
- Kopling kering
Berbeda dengan kopling basah, ada juga motor yang menggunakan kopling kering. Motor yang sering menggunakan kopling kering ini biasanya adalah motor dengan kapasitas mesin besar.
Ducati adalah salah satu merek motor yang paling sering menggunakan kopling jenis kering. Salah satu keunggulan dari kopling kering ini adalah jauh lebih responsif daripada kopling basah.
Hanya saja, kekurangannya adalah usia pakainya tergolong cukup singkat. Hal tersebut karena komponen kopling sama sekali tidak terlumasi apapun.
- Kopling sentrifugal
Jenis kopling yang ketiga di motor adalah kopling sentrifugal. Seperti namanya, kinerja kopling ini memang memanfaatkan gaya sentrifugal dari putaran mesin.
Kopling jenis sentrifugal ini banyak anda temukan di motor tipe bebek dan juga motor matic. Jadi secara mudahnya, kopling sentrifugal ini memang lebih banyak digunakan di motor-motor dengan transmisi otomatis dan juga semi otomatis.
Ciri-Ciri Kampas Kopling Mulai Habis
Setelah mengetahui bagaimana cara kerja kampas kopling, pastinya anda sudah mengetahui bukan bahwa komponen seperti kampas dan plat kopling itu bisa aus? Lalu bagaimanakah ciri jika kampas atau plat kopling di motor anda itu mulai habis atau aus?
Berikut ini adalah beberapa ciri jika plat atau kampas kopling motor anda mulai aus:
- Sulit memindahkan transmisi motor
Ciri yang pertama ketika kampas ataupun plat kopling anda mulai aus adalah transmisi motor akan sulit anda pindahkan.
Hal ini bisa terjadi karena baik plat maupun kampas kopling sudah tidak bisa menggigit satu sama lain. Karena tidak bisa menggigit, maka transmisi motor anda masih terus terhubung dengan putaran mesin.
Karena masih terhubung dengan putaran mesin, maka tidak heran jika anda akan sangat kesulitan memindahkan transmisinya.
- Transmisi sering selip
Selain sulit memindahkan transmisi motor, hal berikutnya yang juga menjadi ciri bahwa plat ataupun kampas kopling anda mulai aus adalah transmisi sering selip.
Hal tersebut bisa terjadi karena sekali lagi, baik kampas dan plat kopling sudah tidak bisa menggigit satu sama lain. Akibatnya, transmisi tidak bisa terhubung secara maksimal dengan putaran mesin.
Jadi jika hal-hal tersebut mulai anda rasakan, ada baiknya segera cek dan ganti kampas maupun plat kopling yang mulai aus.
Bagaimana? Sekarang anda sudah paham bukan dengan cara kerja kampas kopling itu? Kalau anda sendiri, apakah anda sudah pernah mengganti kampas dan plat kopling motor anda?