Kwitansi Jual Beli Motor: Fungsi dan Cara Membuatnya

Beranda / Otomotif / Kwitansi Jual Beli Motor: Fungsi dan Cara Membuatnya

Selain cek kondisi motor, anda juga wajib harus meminta kwitansi jual beli motor ketika membeli motor dalam kondisi bekas maupun baru.

Sayangnya, makin lama makin sedikit orang yang mengetahui apa pentingnya kwitansi, khususnya dalam transaksi jual beli motor. Padahal, kwitansi itu banyak sekali fungsinya.

Bagaimana dengan anda? Apakah anda sudah mengetahui apa saja fungsi dari kwitansi dalam memperjual belikan motor itu?

Untuk anda yang belum paham mengenai hal tersebut, anda bisa pelajari apa saja fungsi dari kwitansi penjualan dan juga pembelian motor tersebut di dalam artikel ini.

Apa Saja Fungsi Kwitansi Jual Beli Motor?

Seperti yang sudah disebutkan, meskipun bentuknya hanya selembar kertas saja, ternyata fungsi kwitansi jual beli motor itu sangatlah penting.

Berikut ini merupakan beberapa fungsi dari kwitansi dalam penjualan dan juga pembelian motor baik dalam kondisi baru maupun bekas:

1. Sebagai bukti transaksi

Fungsi pertama kwitansi jual beli motor adalah sebagai bukti transaksi. Dengan adanya kwitansi, anda bisa membuktikan bahwa anda sudah melakukan transaksi dengan orang lain.

Karena menjadi bukti adanya transaksi, maka kwitansi ini juga sudah bisa menjadi bukti sah di pengadilan jika terjadi hal-hal yang tidak anda inginkan dari transaksi tersebut.

2. Sebagai salah satu syarat untuk balik nama

Selain bisa menjadi sebuah bukti transaksi, kwitansi jual beli motor ini juga berfungsi sebagai salah satu syarat jika anda ingin membalik nama kendaraan yang sudah anda beli.

Hal ini paling sering terjadi pada anda yang membeli motor ataupun mobil dalam kondisi bekas.

Setelah anda membeli motor ataupun mobil, anda bisa melakukan balik nama di kantor Samsat hanya dengan membawa KTP atas nama anda sendiri beserta dengan kwitansi jual beli motor.

3. Sebagai bukti pembayaran dengan sistem cicilan

Selain bisa menjadi bukti transaksi secara kontan, kwitansi jual beli motor juga bisa menjadi bukti transaksi pembayaran dengan sistem cicilan.

Namun jika anda ingin menggunakan kwitansi sebagai bukti pembayaran dengan sistem cicilan, biasanya jumlah kwitansinya menyesuaikan dengan jumlah cicilannya.

Bila jumlah cicilannya adalah 12 kali dalam waktu 1 tahun, maka anda akan mendapatkan 12 lembar kwitansi juga. Jadi setiap kali melakukan pembayaran cicilan, anda akan mendapatkan 1 lembar kwitansi sebagai bukti.

Apa Saja yang Harus Anda Tulis di Kwitansi Jual Beli Motor?

Setelah mengetahui apa saja fungsi dari kwitansi jual beli motor, anda juga harus mengetahui apa saja informasi yang harus ada di dalam kwitansi tersebut.

Meskipun sudah mendapatkan kwitansi, hal tersebut bisa saja tidak berguna hanya karena informasi yang ada di dalamnya tidak lengkap.

Oleh sebab itu, pastikan informasi yang ada di dalam kwitansi sudah lengkap sebelum anda menerimanya dari penjual.

Berikut ini adalah beberapa informasi yang wajib harus ada di dalam kwitansi jual beli motor:

1. Nama lengkap penjual dan juga pembeli

Informasi pertama yang wajib harus ada di dalam sebuah kwitansi jual beli adalah nama lengkap dari penjual dan juga pembeli.

Untuk memastikan bahwa kwitansi tersebut benar-benar sah, sebaiknya gunakan nama lengkap sesuai dengan KTP dari penjual dan juga pembeli.

2. Jumlah uang yang diterima dan dibayarkan

Selain nama lengkap sesuai dengan KTP, anda juga wajib harus menuliskan jumlah uang yang anda terima atau anda berikan kepada penjual di dalam kwitansi.

Pastikan jumlah uang yang ada di dalam transaksi sudah tertulis dengan benar di dalam kwitansi. Hal tersebut agar kwitansi benar-benar sah di depan hukum.

3. Kegunaan kwitansi

Hal berikutnya yang juga wajib harus ada di dalam kwitansi jual beli adalah informasi mengenai kegunaan kwitansi tersebut.

Sebagai contohnya, jika anda akan membuat kwitansi penjualan dan pembelian motor, maka pastikan untuk menuliskan informasi selengkap mungkin mulai dari plat nomor motor, nomor seri rangka dan juga nomor seri mesin.

Selain itu, pastikan juga untuk menuliskan merek dan juga tipe motor yang diperjual belikan di dalam kwitansi.

Dengan memberikan data yang lengkap, maka kwitansi tersebut sudah bisa anda gunakan sebagai bukti pembayaran.

4. Tanggal transaksi

Selain jumlah uang, nama lengkap, dan juga kegunaan kwitansi, hal berikutnya yang juga harus ada di dalam sebuah kwitansi penjualan dan pembelian motor adalah tanggal transaksinya.

Jika semua informasi sudah terdapat di dalam kwitansi namun kwitansi tidak terdapat tanggal, maka kwitansi tersebut tidak bisa dianggap sebagai bukti pembayaran yang sah.

Oleh sebab itu, pastikan untuk menuliskan tanggal transaksi dengan jelas di kwitansi. Pastikan untuk menuliskan hari beserta dengan tanggal terjadinya transaksi.

5. Tanda tangan pembuat kwitansi

Hal terakhir yang juga wajib harus ada di dalam kwitansi penjualan dan pembelian motor adalah tanda tangan dari pembuat kwitansi. Tanda tangan ini sebaiknya juga disertai dengan nama lengkap sesuai dengan KTP.

Dengan adanya tanda tangan pembuat kwitansi ini, maka kwitansi yang anda buat atau anda terima tersebut sudah sah di mata hukum.

Bagaimana Cara Membuat Kwitansi Jual Beli Motor yang Benar?

Kwitansi Jual Beli Motor

Setelah mengetahui apa saja informasi yang harus anda tuliskan di dalam membuat kwitansi, pastinya banyak dari anda yang penasaran bukan ingin mengetahui seperti apa cara membuat kwitansi yang benar?

Untuk anda yang penasaran ingin mengetahui bagaimana cara membuat kwitansi jual beli yang benar, maka anda bisa ikuti panduan berikut ini:

  1. Pertama, tuliskan nama orang yang akan membeli motor yang anda jual di kolom Telah Diterima Dari.
  2. Setelah itu, tuliskan dalam bentuk numeric serta tulisan mengenai jumlah uang yang dibayarkan pada kolom Uang Sejumlah.
  3. Berikutnya, tuliskan maksud pembayaran tersebut di bagian Guna Membayar.
  4. Sebisa mungkin tulis detail pembayaran seperti 1 unit sepeda motor merek Yamaha dengan tipe R25 keluaran tahun 2018, dengan nomor polisi T 1245 BC. Nomor rangka 19876CD989 dan nomor mesin 8793VG4939.
  5. Setelah itu, pastikan juga untuk menuliskan tanggal transaksi dengan benar.
  6. Dan terakhir, berikan tanda tangan serta nama lengkap anda di bagian bawah kwitansi.

Bila anda sudah selesai membuat kwitansi dengan mengikuti panduan tersebut, maka hal berikutnya yang perlu anda lakukan adalah berikan kwitansi kepada pihak pembeli.

Pastikan agar pihak pembeli melakukan pengecekan kembali pada kwitansi yang sudah anda buat. Jika pihak pembeli sudah melakukan pengecekan pada kwitansi dan tidak menemukan adanya kesalahan, maka proses pembuatan kwitansi jual beli motor sudah selesai.

Hal ini juga perlu anda lakukan setiap kali menerima kwitansi dari orang lain. Pastikan bahwa isi kwitansi sudah sesuai dengan transaksi.

Dan jika anda menemukan informasi yang salah, maka sebaiknya minta pihak penjual untuk memperbaiki atau membuat ulang kwitansinya.