Reksadana Saham Terbaik 5 Tahun Terakhir di Indonesia

Diposting pada

Anda berencana untuk berinvestasi di reksadana saham? Masih mencari informasi mengenai apa saja manager investasi reksadana saham terbaik 5 tahun terakhir?

Sebelum mulai berinvestasi reksadana, terutama reksadana saham, memang anda wajib memperhatikan kinerja dari masing-masing manager investasi terlebih dahulu.

Dengan memperhatikan kinerja dari manager investasi tersebut, anda bisa menentukan apakah manager investasi tersebut cukup bagus dalam mengelola investasi dari investor.

Lalu apa saja yang perlu anda perhatikan saat mencari reksadana saham terbaik 5 tahun terakhir? Jika anda ingin mengetahui mengenai hal tersebut, anda bisa baca caranya di dalam artikel ini.

Beragam Kelebihan Investasi Reksadana Saham

Reksadana Saham Terbaik 5 Tahun Terakhir

Sebelum membahas mengenai bagaimana cara mencari manager investasi reksadana saham terbaik 5 tahun terakhir, anda perlu mengetahui terlebih dahulu soal apa kelebihan dan kekurangan dari investasi reksadana saham.

Salah satu alasan kenapa banyak orang mencari reksadana saham terbaik 5 tahun terakhir adalah karena beragam kelebihan dari jenis investasi tersebut. Berikut ini adalah beberapa kelebihannya:

1. Tidak membutuhkan analisa saham

Kelebihan pertama dari reksadana saham adalah anda tidak perlu melakukan analisa saham ketika menjadi investor.

Hal tersebut karena semua proses analisa saham sudah dilakukan oleh pihak manager investasi. Tugas anda hanyalah menyetorkan dana secara rutin kepada manager investasi.

2. Modal investasinya kecil

Selain tidak perlu melakukan analisa apapun, memilih investasi reksadana saham juga tidak membutuhkan modal yang besar seperti ketika anda berinvestasi saham secara langsung.

Dengan hanya membutuhkan modal investasi yang kecil, maka tidak heran jika banyak orang tertarik untuk berinvestasi di reksadana saham ini.

Postingan Terkait

3. ROI yang cukup tinggi

Kelebihan lain yang juga membuat banyak orang tertarik untuk investasi di reksadana saham adalah karena ROInya memang cukup tinggi.

Menurut statistik dari beberapa manager investasi, investasi reksadana saham sendiri bisa memberikan ROI sekitar 10% sampai 12% per tahunnya.

Selain itu semua, kelebihan lain yang membuat banyak orang tertarik untuk mencoba berinvestasi reksadana, khususnya jenis saham adalah karena tidak masuk dalam wajib pajak.

Jadi semua profit yang anda dapatkan dari investasi reksadana tidak akan ditarik pajak sama sekali. Dengan begitu, maka profit yang anda dapatkan merupakan profit bersih.

Beragam Kekurangan dari Investasi Reksadana Saham

Meskipun memiliki banyak kelebihan, reksadana saham juga memiliki beberapa kekurangan. Oleh sebab itu, sebelum memutuskan untuk berinvestasi di salah satu dari reksadana saham terbaik 5 tahun terakhir, kenali terlebih dahulu beberapa kekurangannya berikut ini:

1. Jenis investasi jangka panjang

Untuk bisa mendapatkan keuntungan maksimal dalam investasi reksadana saham ini, anda mau tidak mau harus berinvestasi dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Oleh sebab itu, jika target investasi anda adalah dalam kurun waktu 1 hingga 2 tahun saja, kemungkinan investasi reksadana saham ini kurang cocok untuk anda.

2. Risiko investasinya sangat besar

Seperti halnya investasi saham secara langsung, risiko dari reksadana saham ini juga cukup besar.

Hal tersebut karena 80% dana investor masuk dalam investasi saham. Sedangkan sisanya masuk dalam beberapa instrumen lain seperti obligasi dan juga pasar uang.

Karena memiliki risiko yang cukup besar, maka sebenarnya reksadana saham ini tidak cocok untuk sembarang investor.

Faktor Untuk Menentukan Reksadana Saham Terbaik 5 Tahun Terakhir

Jika setelah mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangannya, anda masih tertarik mencoba berinvestasi reksadana saham, maka pastikan untuk memilih manager investasi reksadana saham terbaik 5 tahun terakhir.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa anda gunakan untuk mencari mana manager investasi reksadana saham terbaik:

1. Total dana kelola reksadana saham

Faktor pertama yang bisa anda gunakan untuk menentukan apakah sebuah manager investasi reksadana saham memiliki kinerja yang cukup bagus adalah dari total dana kelolanya.

Jika dana kelola manager investasi reksadana saham makin meningkat dari waktu ke waktu, maka hal tersebut bisa menjadi indikasi bahwa banyak investor yang mempercayakan dananya pada manager investasi tersebut.

2. Adanya tren peningkatan pada NAB/UP

Selain total dana kelola yang terus meningkat, sebisa mungkin pilih manager investasi reksadana saham yang memiliki tren peningkatan pada NAB/UP nya.

Kenapa anda harus memilih manager investasi yang tren NAB/UP nya meningkat? Hal tersebut karena jika NAB/UP terus meningkat, artinya kinerja manager investasi sangat bagus.

Rekomendasi MI Reksadana Saham Terbaik 5 Tahun Terakhir

Selain bisa anda cari sendiri, anda juga bisa mencoba berinvestasi pada beberapa rekomendasi reksadana saham terbaik 5 tahun terakhir berikut ini:

1. Sucorinvest Equity Fund

Sucorinvest Equity Fund memiliki dana kelola sebesar 2 triliun Rupiah. Selain itu, selama 5 tahun terakhir, manager investasi ini juga berhasil membukukan profit sebesar 52,08%.

Sedangkan untuk NAB/UP, Sucorinvest Equity Fund ini juga menunjukkan adanya tren peningkatan pada NAB/UP. Saat ini, NAB/UP dari manager investasi ini adalah sebesar Rp 2.520.

2. Shinhan Equity Growth

Manager investasi reksadana saham terbaik posisi kedua adalah Shinhan Equity Growth. Manager investasi ini mengelola dana sebesar 17 miliar Rupiah.

Sedangkan untuk ROInya, Shinhan Equity Growth ini berhasil mendapatkan ROI sebesar 47,17% dalam 5 tahun terakhir.

Untuk NAB/UP, Shinhan Equity Growth juga menunjukkan tren peningkatan yang cukup bagus. Per hari NAB/UP mengalami peningkatan sebesar 1,47%. Saat ini NAB/UP dari Shinhan Equity Growth berada pada harga Rp 2.483.

Postingan Terkait

Bagi anda yang memang tertarik untuk berinvestasi pada reksadana saham terbaik 5 tahun terakhir, maka anda bisa mencoba mengalokasikan dana investasi anda ke salah satu dari 2 manager investasi tersebut.